Arsip untuk November, 2008

02
Nov
08

MASYARAKAT SUKABUMI SELATAN BUTUH PERBAIKAN INFRASTRUKTUR

Sebagai warga asli yang sangat cinta terhadap tanah kelahirannya, saya setiap saat selalu memperhatikan perkembangan daerah sukabumi selatan. Saat pulang kampung, saya juga selalu memperhatikan perkembagan perubahan mudah-mudahan ada perkembangan kearah yang semakin maju guna mendorong perkbangan daerahnya agar tidak ketinggalan sama daerah-daerah lainnya, karena sangat ironis sekali bahwa Sukabumi adalah daerah yang notabene boleh dikatakan masih dekat dengan Ibukota Negara kita yaitu Kota Jakarta bila kita bandingkan dengan daerah lain seperti aceh dan sekitarnya, Kalimantan utara, Sulawesi atau bahkan Papua. Sehingga mudah-mudahan jika daerah kami diperhatikan, perkembangan daerah kami ini bisa mendorong masyarakatnya bisa hidup lebih sejahtera, karena masyarakat kami saat ini secara umum adalah masyarakat petani dan nelayan kecil yang miskin.

Beberapa bulan yang lalu saya ikut merasa senang ketika menyaksikan ada INDOMARET sebagai salah satu mini market terkemuka telah hadir di Jampangkulon, Cinagen dan Surade, meski akan mendorong masayarakt hidup lebih hedegonis dan mungkin bisa meninggalkan pasar tradisional jika banyak minimarket atau bahkan hypermarket masuk kesana, padahal pasar tradisional selama ini menjadi buruan masyarakat disana dalam berbelanja untuk kebutuhan sehari-hari. Tapi setidaknya hal itu juga bisa menambah sebagian pendapatan masyarakt dengan tersedianya lapangan kerja baru bagi sebagian masyarakat dengan ikut terlibat dalam manajemen perusahaan.

Saya secara peribadi sagat mendukung langkah atau upaya dari pemerintah seperti yang disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat “H. Dede Yusuf” saat dia berkunjung ke Ibukota Kab.Sukabumi (2/11/2008) yang mengatakan bahwa “pembangunan di wilayah Jabar Selatan akan dipercepat, terutama pembangunan infrastruktur jalan. Salah satu upayanya, status jalan di jalur pantai selatan akan ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional”.

Upaya itu sangat tepat sekali, karena masih terbelakangnya masyarakat kami adalah karena infrastruktur ke daerah kami yang masih terbatas. Jalan-jalan masih sempit dan sangat rusak. Rusaknya bukan bergelombang lagi, tapi lubangnya pada dalam dan tak ada sedikitpun untuk menjadi pilihan dalam berkendara, khusunya jalan yang menghungkan Kecamatan Ciemas dan Kecamatan Ciracap, Kecamatan Ciemas dan Pelabuhan Ratu, serta yang jalan-jalan yang lainnya apalagi jalan-jalan yang msuk ke perkampungan. Terbatasnya infrastruktur jalan ini juga yang menyebabkan sulitnya masyarakat kami dalam memperoleh informasi atau melakukan kegiatan transaksi perdagangan baik untuk menjual hasil tani masyarakat kami atau mendatangkan berbagai hal yang tak ada disana. Banyak hasil panen pertanian atau perkebunan masyarakat petani kecil daerah kami yang terpaksa di biarkan begitu saja tak terjual karena jika di bawa ke kota akan habis oleh biaya transport, di jual di kampung kami sudah tak laku, paling-paling Cuma dikasihkan sama tetangga padahal merekapun sudah pada bosan.

Perbaikan infrastruktur jalan raya daerah kami juga memungkinkan daerah kami bisa mengembangkan pariwisata atas keindahan daerah kami sebagai bagian dari keindahan daerah pantai selatan. Hal ini bisa mendukung pemerintah dalam menggali sumber pendapatan Negara juga bisa mendukung program khususnya “visit Indonesia 2008”. Terlebih lagi jika pariwisata daerah kami bisa di kembangkan pada akhirnya bisa memberikan peluang bagi masyarakat kami dalam menciptakan lapangan usaha guna mendukung dan meningkatkan pendapatan dan meningkatkan kesejahtraan tarap hidup.

Infra struktur lain yang masyarakat kami butuhkan selain perbaikan Jalan Raya sebagai kebutuhan vital akses ke perkotaan, kami juga membutuhkan perbaikan fasilitas pendidikan, dan kesehatan. Karena, sekolah-sekolah khususnya banguna sekolah dasar (SD) sudah banyak yang tak layak pakai, serta masih minimnya fasilitas kesehatan. Untuk perbaikan jalan sendiri, sebenarnya kami sudah mendapat rumor dari salaha seorang pimpinan PU di Jawa Barat bahwa sebenarnya untuk perbaikan jalan raya kecamatan ciemas sebenarnya dana dari pusat sudah turun, tapi ko sampai sekarang belum ada cair juga kelapangan. Ini tersendat dimana???? Permintaan kami juga, mohon dalam perbaikan jalan, tidak asal karena kami tahu bahwa dana untuk sekali perbaikan jalan ciemas itu dananya sangat besar. Tapi kenapa yang terpasang di jalan hanya sedikit saja. Pak….!!!! Kenapa jalan kami cepet rusak??? Masyarakat kami mobil besarpun g punya dan jarang lewat kendaraan jioka di hitung, tpi kenapa jalan cepet pada rusak. Karena jalan-jalan di kami jarang pake aspal atau dengan kata lain… aspal hanya di emratkan jadi jalan yang di tutup sama pasir sebelumnya itu ada yang kebagian aspal banyak juga yang tidak, jadi wajar jika kena hujan, yang tak kena aspal pasirnya jadi terbawa air dan jalan banyak bolong-bolong. Jadi kami mohon perbaikan yang bener-bener diperhatikan. Pakai jasa pemborong yang benar-benar mau memperbaiki fasilitas pemerintah, jangan hanya meraup untung besar. Kalau mungkin, kami minta di aspal Hotmik seperti jalan-jalan di kota. Aspal dan pasir di aduk jadi aspal merata dan jalan jadi lebih awet.

02
Nov
08

PERSIB KALAHKAN AREMA 2-1

BANDUNG, (PRLM).- Pelatih Persib, Jaya Hartono tak mampu menyembunyikan kegembiraannya ketika wasit meniup peluit panjang memastikan kemenangan Persib 2-1 atas Arema Malang pada lanjutan kompetisi Liga Indonesia di Stadion Siliwangi Bandung, Minggu malam.

Persib sudah unggul 2-0 sampai dengan menit 38 melalui Hilton (16) dan Nyech (23), sebelum pemain asing Arema, Traore membalas lewat tendangan keras kaki kanannya.

Kedudukan imbang 2-1 pada saat turun minum beberapa kali nyaris berubah ketika pemain-pemain kedua tim berkali-kali saling menekan pertahanan lawan. Namun sampai bubaran kedudukan tetap 2-1 untuk Persib.

Kedua tim semalam tampil di stadion tertutup tanpa penonton, kecuali ofisial, petugas keamanan dan para wartawan. ( Sumber: Pikiran Rakyat Online Minggu, 02/11/2008 20:59:00 WIB )

Gol  balasan Arema  Malang  seharus nya tidak  terjadi jika  palang  pintu Persib yang di kawal  Nyek Nyobe, Maman, dan Nova  bisa  berkoordinasi dengan  baik. Karena selama ini  kelemahan  Tim  Maung Bandung ini adalah terletak pada barisan belakang. Terbukti dengan  banyaknya jumlah  Gol yang bersarang ke Gawang Tema Mursadad sampe pertandingan ke-15 di paruh pertama ISL 2008 ini, dan hampir di setiap pertandingan persib selalu ke bobolan dengan selisih Gol adalah 26-18.

Para pemain belakang Persib Bandung saya melihatnya terlalu berambisius untuk menyerang sehingga lupa kalau untuk kembali menutup ruang belakang dan hal ini menyisakan banyak ruang yang leluasa bagi tim lawan dalam melakukan serangan balik dan membobol gawang Persib. Padahal hal ini yang selalu di wanti-wanti dan selalu di bicarakan untuk selalu menjadi perhatian Jaya Hartono dalam mengintruksikan anak buahnya di lapangan. Apakah Jaya Harrtono yang kurang respek dengan sejumlah masukan, ataukah karena pemaen belakang Persib pada egois. Mudah-mudahan di 2 sisa pertandingan di paruh pertama ini Persib bisa maksimal dan menambah kemenangan untuk mengatrol posisinya ke papan atas dan semoga juga di paruh kedua nanti Persib Lebih Jaya, Mudah-mudahn bisa jadi Juara. Amin…

Persib Aku selalu Mendukungmu.

Para Pemaen Semangatlah…. dan Kang Jaya, Punten terus lecut semangat pemaen. tekniknya juga lebih di tingkatkan y…..!!!


02
Nov
08

Jabar Selatan akan Dibangun

SUKABUMI, (PRLM).-Wakil Gubernur Jabar, H. Dede Yusuf mengatakan pembangunan di wilayah Jabar Selatan akan dipercepat, terutama pembangunan infrastruktur jalan. Salah satu upayanya, status jalan di jalur pantai selatan akan ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional.

“Pihak PU (pekerjaan umum-red) pusat sudah menyetujuinya. Dengan peningkatan status jalan ini, anggaran untuk pembangunannya akan dibantu pemerintah pusat sehingga tidak semua dibebankan pada anggaran provinsi. Sementara pemda sendiri, membantu masalah perawatan dan pemeliharaannya saja,” ungkap Dede Yusuf dalam jumpa pers di Hotel Augusta Palabuhanratu, Minggu (2/11).

Hal itu dikatakan Dede usai menghadiri “Lomba Arung Gelombang dan Jalan Sehat Keluarga 2008” di pantai Citepus, Palabuhanratu. Turut mendampingi, Wabup Sukabumi, H. Marwan Hamami, MM., Kepala Disporapar, Drs. H. Iyos Somantri dan Ketua TP3TP sekaligus Ketua PHRI Kab. Sukabumi, Dadang Hendar.

Dede menjelaskan, pembangunan jalan di jalur selatan di antaranya difokuskan untuk menggali berbagai potensi Sumber Daya Alam (SDA) lokal di daerah sekaligus mengembangkan sektor pariwisata.

Sumber: Pikiran Rakyat Online 02/11/2008 20:54:00 WIB




Jumlah Pengunjung

  • 162,733 Orang

Kalender

November 2008
S S R K J S M
« Okt   Okt »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Salam Hormat Dari Administrator.

Tujuan utama Blog ini bukan untuk sarana promosi/iklan melainkan Semata-mata hanya proses pembelajaran penulis dalam mengenal Dunia Blog & Duni Internet. Untuk itu Penulis meminta maaf jika dalam isi terlalu banyak salah dan kekurangan serta mohon maaf yang sebesar-besarnya dan minta ijin kepada administrator Web, Situs atau Blog dan yang lainnya yang merasa jika ada sebagian tulisannya yang penulis sunting di Blog ini. Serta penulis juga meminta ijin kepada pemilik situs, web dan sejenisnya jika dirasa tak nyaman atas tindakan penulis yang ikut sharing atau me-link-kan informasi dari situs, web, Blog dan sejenisnya yang Bapak/Ibu/Sdr Miliki atau prilaku penulis yang tak sesuai dengan etika keilmuan dalam dunia cyber. Terimakasih.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.