1. Hotel Samudera
Dan bagi Anda yang berencana untuk menginap, ada banyak alternatif penginapan dengan harga yang bisa disesuaikan dengan kekuatan kantong Anda. Satu-satunya hotel berbintang tiga di kawasan itu adalah hotel Samudera Beach. Dengan lokasi tepat menatap lautan, hotel tertua yang dibangun atas inisiatif Bung Karno pada tahun 1962 ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri.
Meski pantai yang terdapat di Hotel Samudera Beach (HSB) termasuk salah satu yang terbersih dan terindah, sebenarnya bukan itu yang menjadi daya tarik utamanya. Salah satu kamar di situ, yaitu kamar nomor 308 yang terletak di lantai 3 menjadi salah satu kamar hotel terpopuler di Indonesia. Banyak pengunjung yang menginap karena tertarik pada romantika kamar tersebut. “Berdasarkan wangsit yang diterima Bung Karno, hotel ini hanya boleh dibangun asal disedikan satu ruangan kosong,” ujar Edi, salah seorang karyawan yang sudah bekerja di HSB selama 27 tahun.
Konon, di kamar inilah BK menjalin hubungan cinta dengan Penguasa Laut Selatan, Nyi Roro Kidul. Begitu Anda masuk kamar tersebut, suasana mistis memang segera langsung terasa. Ruangannya didominasi warna hijau, karpet hijau, keramik hijau, gordin hijau, dan tak lupa bau kemenyan begitu keras menyengat. Delapan lukisan Ratu Kidul dari berbagai versi –salah satunya karya asli Basuki Abdullah– dan dua lukisan BK menutupi dinding kamar tersebut.
Tak jelas, apakah benar BK mempunyai hubungan khusus dengan Sang Nyai. Apalagi menurut Edi, BK hanya sempat sekali berkunjung ke HSB. Yang pasti, BK meninggalkan salah satu karyanya di hotel tersebut.
2. Padi – Padi Beach & Resort
Hotel Padi Padi: Tempat Ideal Untuk Istirahat & Santai
Hotel Padi-Padi letaknya persis dipinggir Jl. Raya Citepus, Sukabumi, Jawa Barat. Penginapan ini dikelilingi pemandangan pantai yang indah, pegunungan dan persawahan. Lokasi yang tenang dan udara yang sejuk itu amat ideal untuk beristirahat dan bersantai sehingga jika Anda tinggal di penginapan tersebut, badan dan pikiran Anda akan terasa segar kembali.
Ketika Anda sampai di Hotel Padi-Padi, segera Anda akan dibikin terkesan dengan pesona arsitektur bangunan penginapan ini yang mengkombinasikan arsitektur traditional dan modern. Interiornya kental dengan suasan Laut Tengah. Hotel ini bisa dibilang paling unik di Pelabuhan Ratu. Bagian dalamnya menggunakan kayu kelapa, kaca batu, semua perabot terbuat dari kayu kelapa, lantainya berupa tanah dan pulasan lumpur.
Ketika pagi mulai merekah saat Anda bangun tidur, akan terdengar cicit cuit nyanyian burung dari sawah ditimpa dengan suara deburan ombak lautan yang menari diatas pantai berpasir di dekatnya. Dan di sore hari, Anda bisa menyaksikan sunset yang romantis dan bias pula menikmati pemandangan pegunungan dan hutan Taman Nasional Halimun.
Di Hotel Padi Padi ada 25 kamar yang tersedia dalam enam tipe: Garden View, Sea View, Small Deluxe, Large Deluxe and Penthouse. Masing-masing memiliki tata ruang yang memnyajikan nuansa pribadi. Semua kamar dilengkapi dengan penyejuk ruangan, lemari es, TV dengan program-program internasional, serta Fasilitas Laser Disc.
Penginanpan ini juga memiliki pantai pribadi, sumber air panas, dan Gua Kelelawar. Di sini, Anda akan dapat dengan santai menyaksikan bagaimana penyu-penyu bertelur disepanjang pantai dibawah sinar rembulan.
Penginapan Padi-Padi memiliki dua restauran yang menyajikan makanan laut dengan resep khusus. Di situ Anda juga bisa dapatkan masakan khas Sunda (Jawa Barat) dan Eropa.
Selengkapnya anda klik aja Di sini
3. Fila, Muara Cikarang
terima kasih atas ceritanya