27
Mei
08

Batas Kenaikan Tarif Angkutan Adalah 15%

Ribuan orang Demonstran berjalan di Jembatan Layang Pasupati Menuju Gd. Sate Bdg (25/5/2008) Pemerintah akan menindak tegas perusahaan angkutan darat yang menaikkan tarif umum di atas batas toleransi yang diizinkan. Menteri Perhubungan Jusman Syafei Djamal menyatakan sudah mengirimkan surat kepada para gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia yang menegaskan batas toleransi 15 persen itu.

“Hari Minggu (25/5), saya sudah kirimkan surat itu. Tentu ada tahapan mengenai keputusan tarif angkutan tersebut. Diharapkan hari ini (Senin, -red.), keputusan mengenai tarif itu sudah dikeluarkan masing-masing daerah. Kalau ada pengusaha yang menaikkan tarif di atas itu, saya minta dinas perhubungan di daerah mencatat, mengawasi, dan menindaknya. Tindakan, bisa berupa pencabutan izin trayek,” ujar Jusman seusai pembukaan Indonesian Regional Investment Forum (IRIF) II, di Jakarta, Senin (26/5).

Ketika dikemukakan bahwa tarif yang sudah berlaku sekarang ini berdasarkan SK liar, Menhub mengatakan, hal ini akan segera ditertibkan. Namun, ini tentu membutuhkan waktu.

“Aparat Dinas Perhubungan di daerah agar menertibkannya. Tentu kita lihat seberapa jauh pelanggaran yang dilakukan. Tindakan tegas itu juga akan dilakukan secara berjenjang,” ujarnya.

Berdasarkan pemantauan “PR” di beberapa wilayah, sejak pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM Sabtu (24/5) lalu, tarif angkutan dinaikkan secara sepihak. Kenaikannya pun tidak tanggung-tanggung. Tarif di Jakarta dan sekitarnya saja yang dekat dengan pusat, dinaikkan rata-rata 25 persen. Tarif angkutan PPD yang notabene adalah perusahaan milik Pemprov Jakarta, menaikkan tarif dari Rp 2.000,00 menjadi Rp 2.500,00 untuk jarak dekat dan jauh. Demikian juga Metromini, Kopaja, dan angkutan perkotaan (angkot) di sekitar Jakarta, seperti di Tangerang, Bekasi, dan Depok.

Akibat kenaikan sepihak ini, tidak jarang penumpang harus adu mulut dengan sopir.

Menhub menetapkan tarif batas atas untuk angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) kelas ekonomi sebesar Rp 150,00-Rp 165,00 dan batas bawah Rp 92,00-Rp 101,00 per penumpang per kilometer, menyusul kenaikan harga BBM.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor : KP.288/2008 tentang Tarif Dasar Batas Atas dan Bawah Angkutan Penumpang AKAP Kelas Ekonomi disebutkan, kebijakan itu terbagi di dua wilayah yakni Wilayah 1 meliputi Sumatra, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Wilayah 2 meliputi Kalimantan, Sulawesi, dan pulau-pulau lainnya.

Dengan demikian, untuk batas atas wilayah 1 ditetapkan sebesar Rp 150,00 per penumpang per kilometer, sedangkan wilayah 2 sebesar Rp 165,00 per penumpang per kilometer. Kemudian, untuk batas bawah wilayah 1 sebesar Rp 92,00 per penumpang per kilometer, dan wilayah 2 Rp 101,00 per penumpang per kilometer.

Peraturan Menhub yang ditandatangani Menteri Perhubungan Jusman Syafei Djamal pada 25 Mei 2008 dan mulai berlaku mulai 1 Juni 2008.

Keputusan terbaik

Saat membuka IRIF II tersebut, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, kepemimpinan bukanlah soal mengambil pilihan yang mudah, tetapi soal membuat keputusan yang tepat meskipun dalam kondisi sulit. Oleh karena itu, keputusan menaikkan harga BBM yang diambil pemerintah akhir pekan lalu merupakan yang terbaik.

“Hari Jumat lalu, dengan berat pemerintah Indonesia mengumumkan kenaikan harga minyak sebesar 28,7%. Kita juga telah mengupayakan beberapa cara, juga berupaya menghemat biaya dan mencoba menggali untuk mengatasi kenaikan harga minyak,” kata SBY di hadapan sekitar 300 investor asing dan nasional itu.

Menurut SBY, keputusan tersebut di luar upaya pemerintah mencari popularitas. Justru keputusan tersebut sebagai upaya mengimbangi rasa keadilan dari kalangan yang seharusnya menerima subsidi.

Oleh karena itu, dia menyadari keputusan menaikkan harga BBM itu merupakan keputusan politik yang sulit, seperti yang sudah dilakukannya pada 2005.

“Tetapi, ini bukanlah kontes popularitas, apalagi ini untuk menyelamatkan ekonomi dan melindungi masyarakat,” ujarnya.

Presiden meminta kerja sama dari pemerintah daerah guna memahami keputusan pemerintah menaikkan harga BBM dan menyikapi persoalan itu sebagai masalah bersama. Sebab, persoalan ini bukan semata-mata persoalan pemerintah pusat, melainkan persoalan yang harus dipikul bersama.

“Kita bersama dalam hal ini dan harus mengatasinya secara bersama-sama. Bukan hanya dengan masyarakat, tetapi juga pemimpin daerah yang harus memikirkan penyelesaian praktis dibandingkan dengan bermain retorika politik,” ujarnya tegas.

Tak akan direvisi

Mengenai ancaman pemogokan yang lebih besar yang akan dilakukan pengusaha angkutan yang tergabung dalam Organda (Organisasi Angkutan Darat), Menteri Perhubungan mengatakan, “Insya Allah tidak terjadi. Kalau terjadi pemogokan, tentu yang merugi pengusaha itu sendiri, sopir, dan masyarakat.”

Menurut Jusman, pengusaha angkutan umum telah meminta agar beberapa prasyarat mereka dipenuhi dan dijanjikan akan ada jalan keluarnya. Permintaan agar harga BBM sama seperti sebelum dinaikkan, kata Jusman, itu tidak mungkin.

Di tempat terpisah, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, pemerintah tidak akan merevisi kebijakan kenaikan harga BBM, termasuk kenaikan harga BBM untuk angkutan umum.

“Lho kalau (BBM) naik, sekarang ini (tarif angkutan) sudah naik, ya naik saja,” kata Sri Mulyani seusai berbicara pada konferensi internasional Budgeting for Performance-Modernizing Public Financial Management in Indonesia, di Jakarta, Senin (26/5).

Sebelumnya, Organda DKI Jakarta bersama organda se-Indonesia mengancam berhenti beroperasi bila tuntutan mereka tidak dipenuhi. Revisi harga BBM diperlukan oleh organda agar pemerintah memberlakukan harga khusus untuk angkutan umum.

Ketika ditanya apakah pemerintah akan mempercepat pelaksanaan smart card (kartu pintar), Menkeu mengatakan masih sedang dalam proses pengadaan. “Jadi dalam artian untuk angkutan umum, itu nanti bagaimana mengelolanya setelah pemberlakuan smart card. Kita akan menunggu waktu lagi,” kata Sri Mulyani.

Tarif di Jabar

Kenaikan tarif angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) di Jabar, mengikuti kenaikan tarif yang diperkirakan pemerintah yakni sebesar 15 persen. Sementara, kenaikan angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) berkisar antara 17-19 persen.

Hal itu dikatakan Ketua Organda Jabar Ardiansyah ketika dihubungi Senin (26/5).

Menurut Ardiansyah, meskipun perubahan tarif AKAP belum final, untuk sementara pengusaha angkutan ingin mengikuti kenaikan maksimal yang diperkirakan oleh pemerintah.

Sedangkan kenaikan tarif AKDP dianggap sudah sesuai dengan kenaikan harga BBM. “Kenaikan tersebut sudah menutupi selisih harga kenaikan harga BBM,” kata Ardiansyah.

Meskipun begitu, Ardiansyah berharap pemerintah dapat membantu pengusaha angkutan, khususnya dalam menghadapi efek lanjutan dari kenaikan harga BBM, seperti kenaikan suku cadang.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Bandung Timbul Butarbutar mengatakan, pihaknya telah menerima salinan keputusan kenaikan tarif dari pusat, namun belum mempelajarinya. Timbul memperkirakan, kenaikan tarif AKAP dan AKDP tidak akan terlalu jauh dari instruksi Menteri Perhubungan, yaitu sebesar 15 persen. “Lebih sedikit, tak apa-apa,” tuturnya.

Timbul mencontohkan, kenaikan angkutan yang berlaku di Kota Bandung yang mencapai 16 persen, sehingga kenaikannya berkisar Rp 300,00 – Rp 500,00, tergantung panjang rute angkutan. Menurut Timbul, kenaikan yang berlaku sejak Senin itu berdasarkan kesepakatan antara pengusaha angkutan dan pemerintah kota. “Keputusan kenaikan sudah diedarkan sejak Senin,” ujar Timbul.

Sumber: Pikiran Rakyat Jakarta.


0 Responses to “Batas Kenaikan Tarif Angkutan Adalah 15%”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Jumlah Pengunjung

  • 1,185,288 Orang

Kalender

Mei 2008
S S R K J S M
    Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Salam Hormat Dari Administrator.

Tujuan utama Blog ini bukan untuk sarana promosi/iklan melainkan Semata-mata hanya proses pembelajaran penulis dalam mengenal Dunia Blog & Duni Internet. Untuk itu Penulis meminta maaf jika dalam isi terlalu banyak salah dan kekurangan serta mohon maaf yang sebesar-besarnya dan minta ijin kepada administrator Web, Situs atau Blog dan yang lainnya yang merasa jika ada sebagian tulisannya yang penulis sunting di Blog ini. Serta penulis juga meminta ijin kepada pemilik situs, web dan sejenisnya jika dirasa tak nyaman atas tindakan penulis yang ikut sharing atau me-link-kan informasi dari situs, web, Blog dan sejenisnya yang Bapak/Ibu/Sdr Miliki atau prilaku penulis yang tak sesuai dengan etika keilmuan dalam dunia cyber. Terimakasih.

%d blogger menyukai ini: